PKL

Sasaran Kuliah Praktek Kerja Lapangan

Praktek Kerja Lapangan diharapkan dapat dilakukan di institusi atau instansi atau perusahaan yang mendayagunakan teknologi yang diajarkan di STT-NF, sehingga mahasiswa dapat memahami prosedur kerja dan menganalisis permasalahan sehingga kemudian dapat merancang sistem dan aplikasi yang sesuai.


Persyaratan

Mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah Praktek Kerja Lapangan (PKL) telah memenuhi persyaratan baik persyaratan akademik maupun persyaratan administratif.

  1. Persyaratan Akademik
    Mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah sebanyak 80 sks berdasarkan KHS resmi yang dikeluarkan oleh BAAK.
  2. Persyaratan Administratif
    Mencantumkan mata kuliah PKL dalam Kartu Rencana Studi (KRS) sebagai salah satu mata kuliah yang akan diambilnya.

Prosedur Pelaksanaan

Prosedur pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebagai berikut:

  1. Mahasiswa menentukan/mencari tempat Praktek Kerja Lapangan.
  2. Mahasiswa mengisi form Permohonan PKL dengan ditandatangani oleh koordinator PKL, dan kemudian diserahkan ke BAAK.
  3. BAAK membuatkan surat pengantar PKL ke instansi yang dituju dengan ditandatangani oleh Ketua Program Studi.
  4. Mahasiswa menyampaikan surat pengantar PKL ke instansi yang dituju.
  5. Mahasiswa wajib melaporkan kepada koordinator PKL dan BAAK setelah resmi diterima di instansi yang dituju. BAAK akan memberikan berkas kelengkapan PKL berupa form nilai pelaksanaan PKL.
  6. Mahasiswa dapat mengajukan kembali surat pengantar PKL ke koordinator PKL jika dalam 4 minggu (1 bulan) belum ada jawaban dari instansi tujuan atau sesuai kesepakatan dengan koordinator PKL.
  7. Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan minimal 8 (delapan) minggu selama libur semester VI.
  8. Mahasiswa yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan mengisi form aktivitas harian, dan memberikan form penilaian kepada Pembimbing pelaksanaan PKL di instansi tujuan. Selama kerja praktek lapangan hal yang harus dilakukan antara lain :
    • Orientasi tempat Praktek Kerja Lapangan;
    • Membuat perencanaan kegiatan selama Praktek Kerja Lapangan;
    • Melihat, mempelajari dan mencatat struktur organisasi tempat Praktek Kerja Lapangan serta tugas dan kewajiban masing-masing bagian;
    • Melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan atau perangkat keras maupun perangkat lunak yang ada;
    • Senantiasa berkonsultasi dengan pembimbing lapangan terhadap aktivitas yang akan dilakukan maupun yang telah dilakukan;
    • Melihat, mempelajari dan membantu kerja berkaitan dengan rencana mahasiswa Praktek Kerja Lapangan;
    • Mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk laporan Praktek Kerja Lapangan.
  9. Mahasiswa wajib melaporkan hasil PKL dengan terlebih dahulu mengambil mata kuliah Kerja Praktek (3 SKS) di semester VII. Mahasiswa wajib membuat laporan Praktek Kerja Lapangan dibawah bimbingan dosen pembimbing perusahaan dan dosen pembimbing PKL di program studi masing-masing.
  10. Laporan PKL disetujui kemudian diseminarkan/ dipresentasikan dihadapan koordinator PKL Program Studi, dan mahasiswa kelas bersangkutan dengan jumlah yang ditentukan oleh Program Studi masing-masing.
  11. Apabila seminar sudah terlaksana maka mahasiwa wajib mencetak laporan kemudian dicetak hardcover sebanyak 3 eksemplar, 1 eksemplar untuk tempat PKL, 1 untuk perpustakaan Program Studi, dan 1 eksemplar untuk perpustakaan STT-NF.
  12. Dosen pembimbing PKL melakukan penilaian dengan memperhatikan penilaian dari perusahaan. Penilaian ini menjadi nilai mata kuliah Kerja Praktek.

Pembimbing

Pembimbing Praktek Kerja Lapangan terdiri dari dosen pembimbing PKL Program Studi dan pembimbing lapangan. Pembimbing Lapangan adalah Pembimbing atau supervisor yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang di tempat kerja praktek. Dosen pembimbing PKL Program Studi adalah dosen yang mengajar di Program Studi masing-masing, baik coordinator PKL maupun dosen lain dengan keahlian yang sesuai dengan pekerjaan di tempat kerja praktek.


Waktu dan Tempat

PKL dilaksanakan mengikuti jam kerja pada perusahaan/industri tempat mahasiswa PKL. Tempat PKL adalah perusahaan swasta, BUMN, lembaga pemerintah, perusahaan startup, maupu tempat lainnya yang berhubungan dengan kompentensi yang ditekuni. Syarat instansi tempat kerja praktek lapangan adalah harus memiliki legalitas hukum yang resmi.


Tata Tertib

Mahasiswa yang mengikuti Kerja Praktek harus mematuhi dan mentaati tata tertib baik tata tertib yang dibuat oleh tempat kerja praktek, maupun Program Studi, antara lain:

  1. Mahasiswa harus berpakaian bersih dan rapi, memakai kemeja dan memakai sepatu tertutup;
  2. Mahasiswa menjaga nama baik almamater;
  3. Mahasiswa memakai tanda pengenal Praktek Kerja (jika ada);
  4. Mahasiswa harus hadir sesuai dengan jadwal jam kerja tempat Praktek Kerja Lapangan.
  5. Mahasiswa dilarang merokok ditempat yang tidak diperuntukkan, tidak minum minuman keras, membawa senjata tajam, senjata api dan narkoba di lingkungan tempat Praktek Kerja sebagaimana dilakukan di STT TERPADU NURUL FIKRI.
  6. Mahasiswa harus menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian.
  7. Mahasiswa harus menjaga etika, sopan santun, ketenangan, ketertiban dan ketentraman tempat PKL.
  8. Mahasiswa harus mematuhi tata tertib tempat PKL.
  9. Pelanggaran terhadap tata tertib tempat Praktek Kerja akan dikenakan sanksi.
  10. Hal-hal lain dapat menyesuaikan dengan kondisi di tempat PKL.

Penilaian

  1. Penilaian Praktek Kerja dilakukan oleh pembimbing lapangan 40%, terdiri dari unsur: inovasi, kerjasama, kedisiplinan.
  2. Penilaian laporan Praktek Kerja oleh Dosen pembimbing laporan 40%, terdiri dari unsur: materi, penguasaan materi, bahasa dan tata penulisan.
  3. Penilaian seminar oleh koordinator PKL 20%, terdiri dari unsur presentasi, penguasaan materi.
  4. Semua hal yang berkaitan dengan penilaian Praktek Kerja dan laporan Praktek Kerja, dan seminar Praktek Kerja Lapangan harus dicantumkan dalam lembar penilaian.